Free, Open-Mind, Responsible, Creative & Egalitarian

Menyongsong Crossing Bridges 7 Philippines 2010

Besok, 18 November 2010 Crossing Bridges digelar. Ajang pertemuan tahunan forum persahabatan komunitas fotografi Asia Tenggara ini digelar untuk kali ketujuh di Western Visayas, Filipina. FPPF (Federation Philippines Photography Foundation) bertindak sebagai tuan rumah Crossing Bridges 7 (CB 7) ini.

Tengah malam ini, forum-forum fotografi di Asia Tenggara memberangkatkan delegasinya ke Cebu, Filipina. Delegasi Fotografer.net (Indonesia) beranggotakan 16 orang, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta tengah malam ini.

Pada saat yang hampir bersamaan, kontingen Clubsnap berangkat dari Bandara Changi di Singapura. Kontingen Photo.vn berangkat dari Bandara Tan Son Nhat di Ho Chi Minh City, sementara kontingen PhotoMalaysia.com berangkat dari Kuala Lumpur International Airport.

Dengan jumlah total peserta mencapai hampir 80 orang, maka CB 7 ini adalah yang tergemuk sejak pelaksanaan Crossing Bridges pertama tahun 2004. CB 1 digelar tahun 2004 di Jogja oleh tuan rumah Fotografer.net.

CB 2 di Hong Kong dan Macau digelar oleh Clubsnap dan CB 3 digelar tuan rumah Photo.vn di Hanoi dan Sapa, Vietnam. Sementara CB 4 digelar PhotoMalaysia.com di Tawau dan Semporna, Malaysia dan CB 5 digelar oleh Clubsnap di Siem Reap, Kamboja.

CB 6 tahun 2009 mencatat sejarah. Digelar oleh tuan rumah Fotografer.net di Sumatra Barat, bencana gempa bumi menandai pelaksanaan CB hingga tak terlupakan. Tahun 2010, CB 7 digelar FPPF di Cebu, Iloilo dan Bacolod di Filipina.

Crossing Bridges merupakan forum penting bagi fotografi secara regional. Dari segi jumlah, anggota kelima forum dari 5 negara ASEAN ini berjumlah lebih dari 600.000 orang. Kegiatan tahunan untuk saling tatap muka pun digelar secara konsisten selama 7 tahun berturut-turut tanpa putus.

Keberadaan Indonesia menempati posisi penting di Crossing Bridges lantaran jumlah anggota Fotografer.net yang 325.000 orang merupakan jumlah terbesar di Asia Tenggara. Secara strategis, Crossing Bridges berarti bagi eksistensi Indonesia di pergaulan dunia fotografi regional.

Melalui fotografi, Indonesia membuka mata dunia bahwa ada negara kita menyimpan talenta-talenta berharga. Insan-insan yang berperasaan halus dan rendah hati sekaligus tahu diri untuk mengambil peran penting di masanya.

Nilai-nilai luhur bangsa kita, warisan nenek moyang, jadi modal kita untuk secara bijaksana menempatkan diri di posisi-posisi strategis. Melalui fotografi kita menempatkan martabat bangsa pada tempat yang selayaknya. Melalui fotografi pula kita menjalin persahabatan antarnegara.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, 17 November 2010 23:30 WIB

Posted with WordPress for BlackBerry.

2 responses

  1. tulisan ini menginspirasi saya untuk mengangkat fotografi di Papua. salut bang..

    November 19, 2010 at 7:58 AM

    • Thanks!

      November 22, 2010 at 7:48 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s