Free, Open-Mind, Responsible, Creative & Egalitarian

Cap Go Meh 2012 di Pulau Kemaro, Palembang

Lilin-lilin raksasa di kelenteng Pulau Kemaro, Palembang saat Cap Go Meh 2012. Foto oleh: Kristupa Saragih

Lilin-lilin raksasa di kelenteng Pulau Kemaro, Palembang saat Cap Go Meh 2012. Foto oleh: Kristupa Saragih

Memotret upacara Cap Go Meh banyak dinanti fotografer. Di Indonesia, Singkawang, Kalimantan Barat jadi tempat tujuan paling ramai karena acara-acara yang atraktif. Tapi, upacara Cap Go Meh di Palembang, Sumatra Selatan ternyata menarik juga.

Dari tahun ke tahun, upacara Cap Go Meh di ibukota Provinsi Sumatra Selatan dipusatkan di kelenteng Hok Tjhing Rio, Pulau Kemaro. Dari pusat kota Palembang, Pulau Kemaro bisa dicapai tak sampai setengah jam. Pada hari biasa, pengunjung harus menyeberang dengan perahu untuk mencapai Pulau Kemaro.

Pada Cap Go Meh 2012, panitia sudah mengantisipasi 70 ribu pengunjung yang diperkirakan hadir di Pulau Kemaro. Dipusatkan pada tanggal 4-5 Februari 2012, ada 7 barge alias kapal tongkang yang dijajarkan membentuk jembatan menuju Pulau Kemaro. Pengunjung datang dari banyak tempat di Indonesia, seperti pantai timur Sumatra dan Jakarta. Bahkan ada beberapa bis yang mengangkut pengunjung dari Malaysia.

Umat bersembahyang dalam upacara Cap Go Meh 2012 di Pulau Kemaro, Palembang, Sumsel. Foto oleh: Kristupa Saragih

Umat bersembahyang dalam upacara Cap Go Meh 2012 di Pulau Kemaro, Palembang, Sumsel. Foto oleh: Kristupa Saragih

Pulau Kemaro lekat dengan legenda Siti Fatimah dan Tan Bun An. Secara historis, banyak cerita yang melekatkan penduduk setempat dan penduduk Tionghoa. Di hari biasa, kelenteng Hok Tjhing Rio dan pagoda 7 lantai di sebelahnya sudah jadi salah satu tempat tujuan wisata penting setelah Jembatan Ampera.

Pada Cap Go Meh 2012, Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin hadir pada puncak acara, tengah malam 4 Februari dan dinihari 5 Februari. Asap hio pekat membumbung tanpa henti. Mata perih dan napas sesak jika berlama-lama berada di sekitar tempat sembahyang umat.

Penjual kacang rebus dan kembang api Cap Go Meh 2012 di Pulau Kemaro, Palembang, Sumsel. Foto oleh: Kristupa Saragih

Penjual kacang rebus dan kembang api Cap Go Meh 2012 di Pulau Kemaro, Palembang, Sumsel. Foto oleh: Kristupa Saragih

Antrian kendaraan membuat macet jalan sejak kompleks Pusri. Tak hanya umat yang hendak sembahyang yang datang ke Pulau Kemaro, tapi banyak wisatawan juga datang hendak merasakan kemeriahan Cap Go Meh. Untunglah panitia menyiapkan lahan parkir yang terorganisir rapi dan aman, penerangan cukup dan petugas parkir dalam jumlah memadai.

Kembang api silih berganti mewarnai langit, seiring bunyi yang meledak-ledak. Di Pulau Kemaro, kembang-kembang api menghiasi langit di sekitar pagoda. Bahkan penumpang kapal-kapal yang hendak merapat dan baru angkat sauh pun ikut memeriahkan malam dengan kembang api yang mengudara dari atas dek.

Saya menggunakan kamera Canon EOS-1D Mark IV dan lensa lebar Canon ED 17-40mm f/4L untuk memotret di Pulau Kemaro malam itu. Karena gelap, saya harus mengandalkan ISO 800 dan ISO 1600. Shooting mode dipaku pada modus aperture priority Av dan bukaan diset pada f/4.

Memotret dengan lensa tele jadi sulit karena puluhan ribu pengunjung yang berdesakan. Selain itu, seringkali lensa tele menarik perhatian dan mengganggu konsentrasi umat yang sembahyang. Lagipula, memotret pagoda dan kembang api di sekitarnya lebih mudah dengan lensa lebar.

3 responses

  1. menarik acaranya bang kristupa…
    diparagraph akhirnya pun ada tipsnya..😀

    February 15, 2012 at 7:05 PM

    • Thanks!

      February 15, 2012 at 8:12 PM

  2. asyik2 fotonya bang….
    pengen banyak belajar banyak sm bang kristupa…

    March 31, 2012 at 10:56 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s