Free, Open-Mind, Responsible, Creative & Egalitarian

Posts tagged “Camera Armor

Beberapa Tips Fotografi dari Songkran Water Festival 2012, Bangkok, Thailand

Under Rapid Songkran Fire - Fotografer.net Hunting Series 2012 Songkran Water Festival Bangkok. Photo by Kristupa Saragih
A Friend Indeed - Fotografer.net Hunting Series 2012 Songkran Water Festival Bangkok. Photo by Kristupa Saragih

A Friend Indeed – Fotografer.net Hunting Series 2012 Songkran Water Festival Bangkok. Photo by Kristupa Saragih

Tahun ini adalah kali kedua saya meliput Songkran Water Festival di Bangkok, Thailand. Berangkat bersama tim Fotografer.net Hunting Series 2012 Bangkok, kami berkunjung ke Bangkok 13-16 April 2012. Tahun lalu, di Songkran 2011, pengalaman saya posting di “My Canon EOS 1D Mk III Survived in Songkran Water Festival 2011“.

Under Rapid Songkran Fire - Fotografer.net Hunting Series 2012 Songkran Water Festival Bangkok. Photo by Kristupa Saragih

Under Rapid Songkran Fire – Fotografer.net Hunting Series 2012 Songkran Water Festival Bangkok. Photo by Kristupa Saragih

Berikut beberapa tips fotografi jika Anda hendak memotret Songkran Water Festival di Thailand, yang saya rangkum dari twit @kristupa ketika festival berlangsung di Bangkok:

  1. Memotret Songkran Water Festival kental nuansa dokumenter dan jurnalistik
  2. Songkran digelar di seluruh Thailand. Di Bangkok teramai di Khao San Road dan Silom Road
  3. Songkran di Bangkok biasanya ramai setelah tengah hari. Di Khao San ramai mulai jam 4 sore
  4. Songkran berupa water festival berbentuk “perang” siram-siraman air. Lindungi kamera dengan rain cover
  5. Di Songkran, suasana ramai berdesak-desakan. Pilih angle supaya dapat clear shot. Pertimbangkan lighting dan background
  6. Di Songkran tak mungkin setting subyek foto. Jika Anda aliran fotografer pictorial bisa frustasi
  7. Pakai lensa normal atau tele, karena sulit mendekat ke subyek dan situasi out of control
  8. Untuk lindungi kamera dari air tak disarankan pakai underwater housing. Berat bo’!
  9. Bisa pakai kamera jenis apa saja, tak harus DSLR. Yang penting Anda kuasai benar pengoperasiannya
  10. Songkran adalah festival tahun baru Thai. Rekam suasana ceria dan optimis. Air sebagai simbol yang ada artinya
  11. Songkran adalah festival siram-siraman air, maka dress accordingly. Tapi jangan pakai wet suit!
  12. Disiram air, dilarang marah. Blend in dan jadilah bagian dari pertempuran siram-siraman air
  13. Cukup bawa 1 bodi kamera, lebih dari itu berarti Anda perbesar resiko loss karena kesemprot air
  14. Cukup pakai 1 lensa, karena sulit ganti-ganti lensa di situasi simpang-siur semprotan air
  15. Cipratan air bisa direkam dengan speed tinggi untuk freezing, bisa juga dengan speed lambat
  16. Agar cipratan air terlihat signifikan, pilih background gelap dan kondisi backlight atau sidelight
  17. Lautan manusia terus bergerak, gunakan AF mode AI-servo atau AF-C
  18. Amankan alat komunikasi dan uang tunai secukupnya dalam kantung plastik kedap air
  19. Meski medan tak luas, tetap butuh stamina prima. Lautan manusia berdesakan
  20. Di Silom Road Bangkok ada jembatan penyeberangan, bisa high angle, tapi tetap siap basah
  21. Di Silom ada semburan hidran pemadam kebakaran, jadi permudah pilih angle
  22. Waspada lensa terkena semprotan frontal, siapkan tisu atau lap di kantung kedap air
  23. Tiba di lokasi segera orientasi medan, tentukan meeting point dan jam bertemu dengan teman-teman serombongan
  24. Selain semprotan air, siap-siap terima olesan larutan tepung di muka. Dilarang marah
  25. Siapkan pakaian ganti, naik mobil/bis/MRT ber-AC dengan pakaian basah kurang sehat
  26. Siapkan memory card cukup, kalaupun harus ganti memory card cari tempat aman dari semprotan air
  27. Available light is the best, flash tambahan ribet dan resiko kena semprot
  28. Berbaur dengan massa itu harus tapi jangan hanyut, tetap konsentrasi dengan subyek foto dan pesan
Suasana Songkran Water Festival di Silom Road, Bangkok, 15 April 2012. Foto oleh Kristupa Saragih

Suasana Songkran Water Festival di Silom Road, Bangkok, 15 April 2012. Foto oleh Kristupa Saragih

Pasukan Fotografer.net Hunting Series 2012 Bangkok basah kuyup usai memotret Songkran Water Festival di Khao San Road, 14 April 2012. Dari kiri: Armand Megawe, Yulianus Ladung, Kristupa Saragih, Zulkifli Kibor. Foto oleh Farano Gunawan

Pasukan Fotografer.net Hunting Series 2012 Bangkok basah kuyup usai memotret Songkran Water Festival di Khao San Road, 14 April 2012. Dari kiri: Armand Megawe, Yulianus Ladung, Kristupa Saragih, Zulkifli Kibor. Foto oleh Farano Gunawan

Pasukan Fotografer.net Hunting Series 2012 Bangkok usai memotret Songkran Water Festival di Silom Road, 15 April 2012. Dari kiri: Kristupa Saragih, Yulianus Ladung, Farano Gunawan, Zulkifli Kibor. Foto oleh Armand Megawe

Pasukan Fotografer.net Hunting Series 2012 Bangkok usai memotret Songkran Water Festival di Silom Road, 15 April 2012. Dari kiri: Kristupa Saragih, Yulianus Ladung, Farano Gunawan, Zulkifli Kibor. Foto oleh Armand Megawe

Kamera Canon EOS-1D Mark IV basah kuyup air campur larutan tepung di Songkran Water Festival 2012 namun lancar dan berfungsi normal. Foto oleh Kristupa Saragih

Kamera Canon EOS-1D Mark IV basah kuyup air campur larutan tepung di Songkran Water Festival 2012 namun lancar dan berfungsi normal. Foto oleh Kristupa Saragih

Agar tenang ketika berdesakan, bodi kamera diamankan dengan camera strap Pacsafe yang anti-jambret. Foto oleh Kristupa Saragih

Agar tenang ketika berdesakan, bodi kamera diamankan dengan camera strap Pacsafe yang anti-jambret. Foto oleh Kristupa Saragih

Agar aman dari semprotan air, barang bawaan dan asesoris fotografi disimpan di dalam pouch dengan built-in cover buatan ThinkTank Photo. Foto oleh Kristupa Saragih

Agar aman dari semprotan air, barang bawaan dan asesoris fotografi disimpan di dalam pouch dengan built-in cover buatan ThinkTank Photo

Advertisements

My Canon EOS 1D Mk III Survived in Songkran Water Festival 2011

Incessant Songkran - Photo by Kristupa Saragih
Incessant Songkran - Photo by Kristupa Saragih

Incessant Songkran - Photo by Kristupa Saragih

Songkran สงกรานต์ is one of important festivals in Thailand. People celebrates Thai traditional New Year by throwing water to symbolize cleansing for good fortune. This annual festival is celebrated throughout this Buddhist country.

Canon EOS 1D Mk III and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM in Songkran #1

Canon EOS 1D Mk III and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM in Songkran #1

Photographically, Songkran is a must-shoot opportunity. This is the first year I shoot Songkran, together with a group of fellow Indonesian photographers. We went to Silom and Khao San in Bangkok to capture the “water battle”.

I realized that keep camera safe, it had to be covered properly against water. All fellows covered their gears with various brands of plastic rain cover for photography gears. Considering my Canon EOS 1D Mk III is weather-resistant and splash-proof, I did not put any cover.

The only cover in camera body is Camera Armor. It is not a protection for water, as actually Camera Armor is designed only to protect camera body from scratch and impact. Anyway, the lens I used Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM was not covered by anything.

Canon EOS 1D Mk III and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM in Songkran #2

Canon EOS 1D Mk III and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM in Songkran #2

I read in a photography magazine a story about photographer shooting similar festival in India using Canon EOS 1Ds Mk II. The camera was totally showered by colored water, and it was working normally. To clean it up after shooting, the photographer switched off the camera body, took off the lens and put the body cap on, then gave a flowing hot-water from a hose. The camera then got dried up properly, and worked again normally.

A couple years ago, I went to shoot traditional bull race in rice field in West Sumatra, Indonesia. A fellow Singaporean photographer somehow fell down into the mud of rice field. He got himself covered by mud all over his body, and so was the camera which was Canon EOS 1Ds Mk II.

He then went to a nearby house, got himself a hose and gave a flowing water to the camera body to clean it up from mud. After giving it a proper drying up, the camera then worked properly with no single malfunction. I noticed it myself and it convinced me to go to Songkran without any water protection to my EOS 1D Mk III.

Canon EOS 1D Mk III and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM in Songkran #3

Canon EOS 1D Mk III and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM in Songkran #3

Me and my group hit the road of Silom in downtown Bangkok around 9 AM. Then, after lunch, we continued to shoot more extreme water battle of Songkran in Khao San Road. No one, I repeat: no one, came out dry from Khao San. It was around 4 PM in the afternoon when we decided to cease fire and struggled to come out from water-battleground.

My camera and lens was totally wet. Some part of the camera body and lens even got some powder, as powder is also part of the water-battle of Songkran. I took some proof pictures of my camera and lens using my mobile phone. My wallet, mobile phone and some other important stuff was kept in a splash-proof plastic bag.

As written in the specification, Canon EOS 1D/1Ds serie is designed to endure the weather, including water splash. No, it is not designed to be waterproof, if you tried to sink it into water. It is designed for professionals working in unfriendly shooting situation and extreme condition.

And I feel satisfied to prove myself that Canon EOS 1D Mk III works and functions normally until now.

Songkran 2011 in Khao San, Bangkok - photo by Kristupa Saragih | taken by BlackBerry 9780

Songkran 2011 in Khao San, Bangkok - photo by Kristupa Saragih | taken by BlackBerry 9780

After succeeded to get out from Songkran water-battleground in Khao San, Bangkok. From left: Armand, Yoyon, Dimar (sit), myself, Romi and Edy. All Indonesian photographers.

After succeeded to get out from Songkran water-battleground in Khao San, Bangkok. From left: Armand, Yoyon, Dimar (sit), myself, Romi and Edy. All Indonesian photographers.


Camera Armor Lindungi Kamera Sekaligus Buat Penampilan Gagah

Tulisan pada tombol terlihat jelas, demikian pula layar LCD. Terlihat hot shoe juga terlindung rapi. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih
Camera Armor & Canon EOS 1D Mk III - Foto oleh: Kristupa Saragih

Camera Armor & Canon EOS 1D Mk III - Foto oleh: Kristupa Saragih

Semua fotografer setuju bahwa bodi kamera adalah alat penting dalam pekerjaan memotret. Harganya mahal dan musti dijaga baik-baik. Tanpa kamera, pasti tak bisa memotret.

Bodi Canon EOS 1D Mk III yang saya pakai memang sudah didesain untuk tahan berbagai situasi ekstrem. Selain kedap percikan air, juga kedap debu. Kamera kelas profesional ini memang sudah saya buktikan sendiri kehandalannya di lapangan.

Meski demikian, pekerjaan sebagai profesional menuntut fotografer siap di berbagai situasi, beragam kondisi dan situasi tak terduga. Sebagai sahabat sejati, tentu kamera harus dilindungi. Kamera musti tetap bisa ditembakkan dan musti selalu menghasilkan foto kualitas terbaik.

Warna hitam doff. LCD atas masih terlihat jelas. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Warna hitam doff. LCD atas masih terlihat jelas. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Urusan goresan bisa saja dianggap sederhana, tapi tentu sayang melihat kamera andalan penuh parutan di tubuhnya. Demikian juga pelindung layar LCD belakang yang tak cukup hanya selapis plastik tipis. Untuk fungsi-fungsi itu, saya mencoba memasangkan Camera Armor ke EOS 1D Mk III.

Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Tampak LCD atas dan LCD belakang bagian bawah terlihat jelas dan terlindung. Foto oleh: Kristupa Saragih

Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Tampak LCD atas dan LCD belakang bagian bawah terlihat jelas dan terlindung. Foto oleh: Kristupa Saragih

Proses pemasangan cukup sederhana, nggak ribet. Seperti memasangkan sarung pelindung pada ponsel. Bahan Camera Armor cukup elastis karena terbuat dari silikon. Ukurannya pas sehingga bisa mencengkeram erat bodi kamera.

Pelindung LCD berupa sekeping plastik kuat yang dikaitkan pada jendela bidik. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Pelindung LCD berupa sekeping plastik kuat yang dikaitkan pada jendela bidik. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Pelindung LCD berupa sekeping plastik kokoh. Bukan ditempelkan ke layar LCD seperti di ponsel, tapi dikaitkan ke jendela bidik (viewfinder). Sisi samping dan bawahnya dicengkeram oleh silikon Camera Armor.

Posisi tombol masih terlihat jelas dan berlabel. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Posisi tombol masih terlihat jelas dan berlabel. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Secara keseluruhan, bodi kamera jadi terlihat gagah. Apalagi Camera Armor berkelir hitam doff, bukan mengkilat, sehingga terkesan garang. Layar LCD terlihat jelas.

Tombol-tombol kamera sebagian besar tertutup oleh Camera Armor. Jangan kuatir, tulisan-tulisan keterangan tiap tombol tercantum pula di Camera Armor. Jadi tak perlu mengingat-ingat posisi dan fungsi tiap tombol.

Penekanan tombol pelepas rana (shutter release) memang perlu penyesuaian. Setelah dipasangi Camera Armor, sensitivitas jari telunjuk perlu disesuaikan untuk mengaktifkan fungsi autofocus dan melepas rana. Untuk kamera kelas profesional lain, sekelas seri EOS 1D dan 1Ds dengan tombol pelepas rana di posisi vertikal, berlaku pula penyesuaian yang sama.

Selebihnya, Camera Armor nyaman dipakai. Penampilan gagah. Satu set Camera Armor untuk Canon EOS 1D Mk III terdiri atas body armor, LCD shield, lens armor dan lens cap leash.

Satu set Camera Armor untuk Canon EOS 1D Mk III terdiri atas body armor, LCD shield, lens armor, dan lens cap leash. Foto oleh: Kristupa Saragih

Satu set Camera Armor untuk Canon EOS 1D Mk III terdiri atas body armor, LCD shield, lens armor, dan lens cap leash. Foto oleh: Kristupa Saragih

Camera Armor direkomendasikan untuk fotografer profesional yang bekerja di luar studio dan luar ruangan. Pekerjaan yang membutuhkan Camera Armor seperti pewarta foto, fotografer pre-wedding di luar ruangan, travel photographer, fotografer petualangan alam bebas dan fotografer satwa.

Camera Armor memang impact-proof dan scratch-proof tapi tidak water-resistant. Meski seorang teman pernah mengguyur Canon EOS 1Ds Mk III dengan air tawar karena terguling di lumpur sawah, bukan berarti kamera aman dari siraman air. Kamera kita adalah sahabat setia kita, dan Camera Armor yang melindungi sahabat setia itu.

Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III dilengkapi dengan lens armor yang dipasang di bagian depan lensa. Hanya tersedia untuk lensa wide, yang pada foto ini berupa lensa Canon EF 17-40mm f/4L. Foto oleh: Kristupa Saragih

Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III dilengkapi dengan lens armor yang dipasang di bagian depan lensa. Hanya tersedia untuk lensa wide, yang pada foto ini berupa lensa Canon EF 17-40mm f/4L. Foto oleh: Kristupa Saragih

Perlu penyesuaian sensitivitas untuk menekan tombol pelepas rana. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Perlu penyesuaian sensitivitas untuk menekan tombol pelepas rana. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Tulisan pada tombol terlihat jelas, demikian pula layar LCD. Terlihat hot shoe juga terlindung rapi. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Tulisan pada tombol terlihat jelas, demikian pula layar LCD. Terlihat hot shoe juga terlindung rapi. Camera Armor dipasang pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Camera Armor pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih

Camera Armor pada Canon EOS 1D Mk III. Foto oleh: Kristupa Saragih