Free, Open-Mind, Responsible, Creative & Egalitarian

Posts tagged “civil aviation

Remain Seated Until The Airplane Has Reached Its Final Parking Position #AirSafety

Berdiri di kabin hanya bisa dilakukan semasa lampu Kenakan Sabun Pengaman padam. Foto oleh Kristupa Saragih

Berdiri di kabin hanya bisa dilakukan semasa lampu Kenakan Sabun Pengaman padam. Foto oleh Kristupa Saragih

Pekan lalu, saya terbang domestik menumpang maskapai penerbangan sipil nasional dan mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Awak kabin mengumumkan berbagai hal dan ucapan selamat datang di Jakarta.

Sebagai standar operasi sesuai aturan keselamatan penerbangan sipil, awak kabin menginstruksikan, “Please remain seated with safety belt fastened until the aircraft has reached its final parking position and Fasten Seat Belt sign is off.” Dalam bahasa Indonesia sebelumnya sudah disebutkan, “Tetap duduk dan pasang sabuk pengaman hingga pesawat berhenti dengan sempurna dan lampu Kenakan Sabuk Pengaman dipadamkan.”

Saat taxi di apron, pesawat sempat berhenti sejenak. Sebagian penumpang mengira pesawat sudah parkir, lantas berdiri. Sebagian malah langsung buka bagasi kabin dan turunkan barang-barang bawaan. Para awak kabin menghambur dari depan dan belakang mendudukkan mereka kembali. Lampu Kenakan Sabuk Pengaman masih menyala.

Ternyata pesawat memang belum berhenti sempurna, lantaran memberi kesempatan pesawat lain untuk taxi. Pesawat lantas melanjutkan taxi menuju tempat parkir.

Kita hendaknya paham bahwa selama pesawat dalam keadaan taxi, ada resiko penumpang yang berdiri untuk jatuh. Hal ini tak hanya membahayakan diri penumpang tersebut, namun juga penumpang-penumpang lain yang patuh. Sebelum berhenti sempurna, dalam keadaan taxi, pesawat bisa bermanuver belok dan berhenti. Dalam keadaan berdiri, penumpang bisa kehilangan keseimbangan.

Selama kita menumpang maskapai penerbangan nasional, instruksi awak kabin pasti disampaikan dalam Bahasa Indonesia. Kecuali kita abai atau tuna rungu, instruksi pasti terdengar jelas di seluruh kabin. Penting pula untuk menonaktifkan seluruh alat elektronik dan piranti hiburan agar instruksi-instruksi awak pesawat dapat prioritas perhatian.

Saat pesawat sudah parkir sempurna, biasanya mesin pesawat dimatikan, barulah lampu Kenakan Sabuk Pengaman dipadamkan. Lantas awak kokpit menyebutkan, “Disarm side bars and cross-check.” Setelah itu barulah penumpang bisa berdiri dan menurunkan barang-barang bawaan. Setelah pilot menginstruksikan awak kabin, “When ready, doors may be opened,” barulah penumpang bisa keluar dari pesawat.

Kita menghormati aturan yang sudah dibuat demi keselamatan. Kecelakaan diawali oleh pelanggaran.

Advertisements