Free, Open-Mind, Responsible, Creative & Egalitarian

Posts tagged “pantai

Menikmati Pantai Hukurila, Ambon, Maluku

Anak-anak Pantai Hukurila - Foto oleh Kristupa Saragih
Anak-anak Pantai Hukurila - Foto oleh Kristupa Saragih

Anak-anak Pantai Hukurila - Foto oleh Kristupa Saragih

Hukurila, di Ambon, Maluku selama ini dikenal keindahan bawah airnya. Masukkan kata kunci Hukurila di mesin pencari dunia maya maka halaman pertama hasil pencarian akan penuh oleh keterangan bawah air Hukurila. Tapi daratan Hukurila ternyata menyimpan banyak hal yang bisa dinikmati.

Pantai Hukurila berada di sisi selatan Pulau Ambon yang menghadap ke timur. Secara administratif, Pantai Hukurila berada di Kecamatan Leitimur Selatan, yang masih termasuk Kota Ambon. Pantai ini menghadap langsung ke Laut Banda. Kesan pertama ketika tiba di pantai ini, penduduk ramah dan pemandangan indah.

Karena menghadap ke timur, secara fotografis pantai ini cocok untuk menanti matahari terbit. Ketika berkunjung ke Pantai Hukurila pada hari Minggu (8/4), saat petang setelah jam 14 pantai ini sudah mulai diselimuti bayangan. Terhampar pantai berdasar batugamping warna putih yang disaput pasir hitam.

Sepertinya ada gunung api tua yang sudah mati, tapi masih menyisakan endapan material vulkanik dalam bentuk pasir hitam. Air tawar mengalir segar di sungai kecil yang bening dan dangkal. Anak-anak setempat berlarian sembari berteriak-teriak girang menyambut ombak yang berdebur-debur.

Pantai Hukurila tak seperti Pantai Liang yang padat pengunjung di akhir pekan. Pantai ini pun tak seterkenal Pantai Natsepa dengan rujaknya itu. Pantai Hukurila hanya berhiaskan nyiur melambai dan beberapa rumah penduduk yang bersuasana hening. Tak ada pedagang, tak ada pula pondok-pondok tempat berteduh. Bahkan Pantai Lawena yang belakangan mulai ramai saja punya beberapa pondok sekedarnya untuk para pengunjung.

Di kedalaman lebih dari 20 meter di bawah permukaan laut, ada Hukurila Cave yang jadi tempat favorit para penyelam yang berkunjung ke Ambon. Di atas permukaan air, Pantai Hukurila punya pemandangan yang layak difavoritkan pula. Tapi biarlah keheningan di bawah maupun di atas permukaan air Pantai Hukurila tetap terjaga.

Kelak jika Pantai Hukurila semakin terkenal, kiranya penduduk dan otoritas setempat tetap menjaga keaslian suasana dan keheningan nan alami.

Advertisements

Rayuan Pantai Lawena, Ambon, Maluku

Rayuan Pantai Lawena - Foto oleh Kristupa Saragih
Rayuan Pantai Lawena - Foto oleh Kristupa Saragih

Rayuan Pantai Lawena - Foto oleh Kristupa Saragih

Pulau Ambon, Maluku menyimpan banyak pantai indah. Sekitar setengah jam perjalanan arah timur pusat kota Ambon, terhampar Pantai Lawena. Dahulu pernah populer, tapi konflik horisontal tahun 1999 membuat pantai ini tak dikunjungi.

Berada di sisi selatan Teluk Baguala, Pantai Lawena berseberangan dengan Pantai Natsepa yang kondang dengan rujaknya itu. Lantaran lama sepi akibat konflik 1999, Pantai Lawena hampir tak dikenal di kalangan remaja dan kalah kondang dibanding Pantai Liang di Hunimua. Konon Pantai Lawena baru dibuka satu dua tahun belakangan, dan tak banyak yang tahu.

Ketika mengunjungi Pantai Lawena hari Minggu (8/4) lalu, tak sampai lima puluh pengunjung bersantai di pantai indah nan luas ini. Hal yang kontras kalau dibandingkan dengan keramaian di Pantai Liang dan kepadatan pengunjung Pantai Natsepa. Konon pula, Pantai Lawena berada di tanah milik pribadi, bukan pemerintah setempat.

Maklum saja jika jalan akses ke Pantai Lawena masih seadanya. Infrastruktur pun masih belum layak terima pengunjung. Baru ada beberapa pondok tempat berteduh, tanpa sarana peturasan yang memadai dan fasilitas keamanan bagi pengunjung yang berenang.

Secara fotografis, Pantai Lawena menghadap ke timur sehingga cocok untuk menangkap matahari terbit. Tapi, ketika berkunjung ke sana saat sore pun pesona pantai ini masih memancar. Setelah jam 4 sore, matahari sudah sembunyi di balik bukit kecil sehingga sebagian besar pantai sudah berada di daerah “shadow”.

Jika kelak Pantai Lawena siap menerima pengunjung, itu berarti ada tambahan tempat tujuan wisata pantai di Pulau Ambon. Akan bijaksana jika eksploitasi tempat ini untuk pariwisata tetap mempertahankan kelestarian alam dan bermanfaat positif bagi kehidupan sosial penduduk setempat.


Pesona Pantai Liang, Ambon, Maluku

Menaungi Pantai Liang, Ambon, Maluku. Foto oleh Kristupa Saragih
Menaungi Pantai Liang, Ambon, Maluku. Foto oleh Kristupa Saragih

Menaungi Pantai Liang, Ambon, Maluku. Foto oleh Kristupa Saragih

Pada suatu hari yang cerah, siang tak terasa panas. Sinar matahari menembus air laut nan bening hingga ke dasar yang dangkal. Pasir terlihat hangat dicium air laut berwarna hijau kebiruan. Demikian suatu hari yang sempurna di Pantai Liang, Ambon, Maluku.

Pantai yang berjarak sekitar 40 km dari kota Ambon, atau sekitar 30 menit bermobil ini, musti masuk daftar kunjung pelancong di Ambon. Konon badan PBB yang mengurusi pembangunan UNDP alias United Nations Development Programme, pada tahun 1990, melabeli Pantai Liang sebagai pantai terindah di Indonesia. Suatu label yang layak untuk pantai yang juga berjuluk Pantai Hunimua ini.

Berada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, perjalanan ke Pantai Liang ditempuh setelah melewati Pantai Natsepa terlebih dahulu. Jika hendak menikmati keheningan, kunjungi Pantai Liang di hari biasa, bukan akhir pekan dan hari libur. Niscaya angin sepoi-sepoi menyapa lembut diiringi nyiur yang melambai-lambai, mengiringi langkah kaki di butir-butir halus pasir Pantai Liang.