Free, Open-Mind, Responsible, Creative & Egalitarian

Posts tagged “photo competition

Ambon to Host Two Photography Events This May

Ambon, the capital of Maluku Province, Indonesia is to host 2 big photography events on May 2011. Maluku Underwater Photo Competition (MUPC) 2011 is going to be held on May 5-7, mainly sponsored by Garuda Indonesia. On the following week, there will be Dell Ambonesia Photography Competition, May 14-17.

MUPC 2011

MUPC 2011

Garuda Indonesia as Indonesia’s flagship airline has a great concern on Maluku, as they open 1 daily flight which serves Jakarta and Ambon, the capital of the province. Maluku’s underwater world is well-known to divers as underwater paradise in The Spice Islands. MUPC 2011 provides a total prizes of IDR 35 million for 3 winners. The prizes also include Jakarta-Singapore vv and Jakarta-Amsterdam vv flight ticket.

Admission fee for MUPC 2011 is IDR 4,750,000 which includes return flight ticket Jakarta-Ambon, 4D/3N accommodation in twin-sharing basis, shuttle service hotel to dive sites, boat, divemasters, tanks and lunch. Participants are obligated to show a valid diving license, with Advanced Open Water license as minimum grade. Participants presence in technical meeting on May 5, 2011 in Ambon is also mandatory.

On land, there will also be a must-attend Ambonesia Photography Competition (APC) 2011, sponsored by Dell. The itinerary includes various interesting photography sites and subjects. There are Natsepa Beach, Liang Beach, Pintu Kota and Cape Latuhalat which are must-visit beaches in the island. Participants will also attend the annual Pattimura Festival, Bambu Gila (crazy bamboo) attraction, and to visit clove-ship building yard.

Admission fee for APC 2011 is IDR 3,990,000 which includes return flight ticket Jakarta-Ambon, accommodation in twin-sharing basis, local transport and meals. Admission to local attractions is also included. There are 2 categories: DSLR and pocket camera. Total prize for both categories is IDR 65 million.

APC 2011

APC 2011

Please visit official websites of the respective organizers for more information. In Twitter, follow @mupc_diving for MUPC 2011 and follow @wondersofmaluku for APC 2011.

I will attend both events as jury.

Find additional info and discussion of both events in Fotografer.net:

Maluku Underwater Photo Competition 2011 in Fotografer.net

Dell Ambonesia Photography Competition 2011 in Fotografer.net

Advertisements

8 Tips Praktis Memenangi Lomba Foto

Siapa yang tak ingin menang lomba foto? Salah satu cara menancapkan eksistensi di dunia fotografi adalah dengan ikut dan menang lomba foto. Hal ini berlaku di manapun di seluruh dunia.

Memang peserta lomba foto bisa ratusan, bahkan ribuan, tapi pemenang hanya sedikit. Sejak pertama kali ikut lomba foto awal tahun 90-an, sudah banyak lomba yang sudah pernah saya menangi. Tiap lomba punya situasi sendiri-sendiri tapi ada benang merah yang bisa ditarik.

Berikut beberapa tips praktis untuk memenangi lomba foto:

1. Pelajari secara seksama aturan lomba
Langkah pertama ini sekaligus seleksi bonafiditas lomba. Jika lomba tak dilaksanakan oleh pihak bonafide, aturan pun tak jelas dan tak lengkap. Patuhi tenggat waktu pengiriman foto. Kirim foto sesuai dengan spesifikasi teknis ukuran yang ditentukan. Diskusikan dengan kawan-kawan sesama penyuka fotografi untuk mengkritisi aturan lomba.

2. Foto bagus saja tak cukup
Foto yang bagus adalah tiket awal ikut lomba foto. Tapi bagus saja tak cukup, foto itu harus lebih bagus daripada foto-foto lain. Wajar saja, semua peserta pasti mengirimkan foto-foto terbaik mereka untuk dilombakan. Pada saat dipaparkan untuk dinilai juri, ada ratusan bahkan ribuan foto yang tampil. Juri hanya tertarik melihat foto yang menonjol alias stand out of the crowd. Dari foto-foto yang menonjol itu, hanya sedikit saja yang diloloskan untuk jadi juara.

3. Siapkan ide foto
Tak semua foto yang ikut lomba bakal jadi juara. Fotografi berkaitan dengan kreativitas, dan ide foto memegang peranan penting. Kalau ada beberapa foto beride sama dipaparkan untuk dinilai, juri hanya mengambil satu foto saja. Tak mungkin semua foto beride sama bakal menang meski semuanya bagus. Analoginya, jika hanya ada 1 foto bagus yang idenya tak disamai foto-foto lain, maka kans menang lebih gede.

4. Siapkan alat
Alat terbaik penting untuk mendukung foto bagus, tapi foto bagus tak harus dibuat dengan alat terbaik. Hal terpenting mengenai alat adalah Anda menguasai benar kamera dan lensa yang dipakai. Sebagai ilustrasi, terbiasa memakai lensa 70-200mm f/2.8 belum tentu cepat beradaptasi dengan lensa 85mm f/1.2 meski sama-sama lensa idaman dan berjenis lensa tele. Persiapan terpenting mengenai alat adalah fungsi operasional yang normal dan lancar. Piranti penyimpan memori berfungsi baik alias tak “error” menyimpan file foto. Baterai kamera cukup untuk dibawa “bertempur” dan bisa lebih aman dengan baterai cadangan.

5. Kirim sebanyak mungkin sesuai ketentuan
Semakin banyak kirim foto maka semakin besar kans menang. Simak aturan lomba, kirim sebanyak batas maksimal yang diperbolehkan penyelenggara lomba.

6. Sebelum juara harus bermental menang
Tip ini bersifat non-teknis. Alat sebagus apapun di situasi sesempurna apapun tak bakal jadi foto bagus jika mental fotografer tak cukup mumpuni. Setiap kali menjepretkan kamera yang ditujukan untuk ikut lomba, Anda harus membangun suasana diri bahwa foto tersebut disiapkan untuk menang lomba. Secara mental pula, foto-foto yang Anda buat saat itu dikritisi secara mandiri agar sesedikit mungkin punya sisi lemah.

7. Pelajari medan tempur
Jika lomba merupakan event hunting bareng ramai-ramai, kunjungi lokasi lomba sebelum hari-H. Siapkan ide dan amati lokasi agar pada saat lomba lebih mudah menyiapkan foto yang ciamik. Jika lomba bukan merupakan event motret bareng, pastikan lokasi foto sesuai dengan aturan lomba. Meski lokasi foto bisa sama, tapi kejelian menemukan angle memegang peranan penting untuk membuat foto yang stand out of the crowd. Hal utama yang berlaku untuk kedua jenis lomba ini adalah, pelajari rekan-rekan sesama peserta lomba. Meski semua adalah kawan, tapi tak semua bisa juara. Kenali karakter lawan, dan buat foto yang tak sama. Meski bersaing dalam kompetisi, rasa kebersamaan tetap dijunjung tinggi.

8. Send and forget it
Tip ini bersifat non-teknis bahkan tak ada logika langsung. Tapi jika sudah bermental juara sejak memotret, tak perlu was-was menanti tanggal pengumuman lomba. Setelah mengirim foto untuk lomba, lebih baik berkonsentrasi menyiapkan foto-foto juara untuk lomba-lomba berikutnya.


Secara amatir, lomba foto penting untuk eksistensi diri di dunia fotografi. Secara profesional, lomba foto justru amat penting sebagai sarana promosi gratis. Sudah promosi gratis, masih dapat hadiah pula. Banyak fotografer profesional yang mencantumkan prestasi lomba foto di biodata mereka.

Fotografi bersifat terbuka dan egaliter. Dalam lomba yang fair dan jujur, foto menang bukan lantaran nama fotografer. Foto bagus akan terlihat bagus, siapapun fotografernya.

Untuk fotografer profesional, lomba foto juga penting untuk menguji penerimaan khalayak luas terhadap kreativitas mereka terkini. Lomba foto penting pula untuk membuat diri selalu gelisah mengolah ide-ide baru dan tak lekas puas. Menang lomba foto sejatinya bukan karena nama dan kedekatan atau lobi, melainkan karena ide yang kreatif nan cemerlang.


Lima Finalis Indonesia di 2011 Sony World Photography Awards

Majalah fotografi regional Exposure memberitakan, ada 5 fotografer Indonesia yang masuk daftar finalis 2011 Sony World Photography Awards. Kelima fotografer tersebut adalah Hubert Januar, Alam Syah, Gde Wira Brahmana, Andiyan Lutfi dan Nara Pratama. Kelima nama fotografer Indonesia ini menyisihkan lebih dari 105.000 fotografer dari 162 negara, seperti disebutkan dalam rilis resmi penyelenggara bertanggal 1 Februari 2011.

Secara umum ada 2 jenis kompetisi, profesional dan terbuka. Kelima fotografer Indonesia itu jadi finalis di kategori-kategori berbeda di kompetisi terbuka. Hubert Januar (Surabaya) dan Alam Syah di kategori Art & Culture, Gde Wira Brahmana (Jogja) di kategori Fashion, Andiyan Lutfi (Cibinong) di kategori Nature & Wildlife, dan Nara Pratama (Jakarta) di kategori Travel.

Pemenang tiap kategori akan dihadiahi kamera digital Sony. Sementara pemenang Best Overall akan dihadiahi tiket ke London, Inggris, akomodasi 2 malam, tiket VIP untuk menghadiri acara pemberian hadiah 27 April 2011 dan uang 5.000 Dollar AS.

Prestasi kelima fotografer Indonesia ini merupakan hal mengagumkan lantaran telah menyisihkan ribuan fotografer dari berbagai negara. Kemudahan akses informasi di era digital telah membuat fotografi maju pesat dan membawa manfaat bagi siapapun yang piawai menggunakannya untuk kepentingan-kepentingan kebaikan.

Fotografer bicara melalui foto. Dan kita tak hanya bicara, tapi juga berprestasi.


Galeri foto para finalis di Fotografer.net:

Hubert Januar

Gde Wira Brahmana
Death Fashion Scene

Andiyan Lutfi
Rebutan

Nara Pratama
Walking After You